Recent Posts

Iklan

Sebelum Dihabisi, FItri Memohon ke Yudha, 'Tolong Jangan Bunuh Saya'

Rabu, 13 Februari 2019, Februari 13, 2019 WIB Last Updated 2019-12-01T23:29:36Z
pasang iklan disini
masukkan script iklan disini
Foto : 
Indragirione.com - Berjalan tertatih dengan didampingi dua anggota provost, YS, 26, digelandang ke aula lantai Mapolresta Barelang, Batam, Rabu (13/2).

Tidak sepatah kata pun yang keluar dari mulut pembunuh FY, seorang perempuan muda di Batam.

Kepalanya terus menunduk saat digelandang petugas. Sesekali YS terlihat meringis menahan sakit di kaki kirinya. Polisi memang terpaksa menyarangkan timah panas ke YS karena dia mencoba kabur saat hendak ditangkap.

Kapolresta Barelang Kombespol Hengki menjelaskan, perbuatan YS sudah direncanakan sejak sebulan lalu. YS menaruh dendam terhadap korban selama lima tahun.

Hengki juga mengatakan bahwa hasil otopsi jenazah korban sudah keluar. Dari pemeriksaan tersebut diketahui korban meninggal usai ditusuk belasan kali oleh YS.

"Didapati luka di pipi kiri, tangan kiri, pinggang, leher depan sisi kiri dan sisi kanan, kepala belakang, dan leher bagian belakang," jelas Hengki.

Satu luka tusuk yang paling fatal adalah di bagian leher. Akibat tusukan tersebut, pembuluh darah sampai robek. "Karena itu korban mengalami pendarahan hebat," tambah Hengki.

YS yang terus tertunduk akhirnya membuka mulutnya, setelah Hengki menginterogasinya di depan awak media. YS mengaku, setelah membunuh, ia langsung membuang barang bukti berupa pisau dan CCTV ke kawasan Dam Sungai Ladi, Kecamatan Lubuk Baja.

YS juga sempat menceritakan kata terakhir korban sebelum dihabisi. FY sempat memohon agar YS jangan membunuhnya. Namun hal tersebut tidak digubris.

"Tolong jangan bunuh saya!" kata YS menirukan ucapan terakhir FY sebagaimana diwartakan Jawapos.com.

Derita YS bisa jadi kian bertambah, Dia dijerat pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana oleh polisi. Jika nanti pengadilan mengabulkan jerat pasal tersebut, YS bisa dihukum mati.

FY ditemukan bersimbah darah di kamarnya dengan luka tusuk di bebarapa bagian tubuh, Senin siang (11/2). Polisi langsung turun setelah mendapat laporan penemuan jenazah FY. (***)
Komentar

Tampilkan


Terkini