Iklan

Recent Posts

Riau Banyak Kasus Narkoba, Pemprov Bentuk Tim Terpadu

Selasa, 02 Juli 2019, Juli 02, 2019 WIB Last Updated 2019-12-01T23:29:20Z
pasang iklan disini
masukkan script iklan disini
Pencegahan Pemberantasan penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN
Indragirione.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan membentuk tim terpadu Pencegahan Pemberantasan penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) untuk menangani maraknya peredaran narkoba di Riau.

Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution, menyampaikan, pembentukan tim terpadu ini sebagai upaya untuk menjangkau semua sektor masyarakat yang saat ini tengah berada pada kondisi darurat narkoba. Ia menyebutkan, pembentukan tim ini akan segera dikukuhkan dan bertindak sesuai instruksi dari pusat.

"Pembentukan tim khusus ini perintah dari pusat, yang dikomandoi oleh Presiden langsung. Kita harus segera bertindak, apalagi Riau saat ini juga terjangkit banyak kasus narkoba," katanya.

Edi menambahkan, setelah adanya kejelasan dari tim terpadu yang akan dibentuk ini, maka akan dijalankan aksi besar-besaran untuk mengajak masyarakat menjauhi narkoba dan memerangi obat-obatan terlarang tersebut.

"Kalau status kita sudah jelas, nanti kita akan membuat aksi besar, gebrakan baru untuk memberantas narkoba ini," tambah Edi.

Edi berharap, adanya perencanaan ini dapat ditanggapi dengan serius oleh semua pihak yang hadir, sehingga pada saat rapat lanjutan dapat memberikan ide-ide baru tindakan apa yang mesti dilakukan ke depannya.

"Nanti kalau ada undangan rapat lagi, utuslah yang berkompeten di bidangnya, jadi apa yang disampaikan itu nyambung. Ini perkara yang serius," jelasnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Bidang Pemberantasan Narkotika BNNP Riau AKBP Haldun, menurutnya gerak cepat adalah salah satu langkah yang tepat dalam menangani narkoba saat ini.

Haldun menyebutkan, seiring pengurusan kejelasan tim terpadu P4GN ini, perlu adanya tindakan nyata, tidak hanya menunggu surat keputusan itu turun.

"Kalau pengurusan kejelasan itu akan memakan waktu lama, jadi kita harus gerak, nanti yang lainnya kita bisa sesuaikan," tutupnya.(***)riaulink
Komentar

Tampilkan

Terkini