Untuk Meningkatkan Kualitas MTQ, LPTQ Kabupaten Inhil Gelar Pelatihan Calon Majelis Hakim - bualkan.com

Breaking

Sabtu, 21 September 2019

Untuk Meningkatkan Kualitas MTQ, LPTQ Kabupaten Inhil Gelar Pelatihan Calon Majelis Hakim

Indragirione.com,- Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Indragiri Hilir mengadakan pelatihan calon majelis hakim guna mempersiapkan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Indragiri Hilir yang ke-49, tahun 2019 di Aula STAI Auliaurrasyidin Tembilahan diadakan tanggal 20-22 September 2019.

Sekretaris sekaligus Panitera LPTQ Inhil H. Arifin, S.Sos menjelaskan, mengenai kegiatan kita pada hari ini sesuai dengan program LPTQ, bahwa kita akan terus meningkatkan kualitas kepada hakim-hakim kita".

"Walaupun sesungguhnya kalau secara keilmuan kita tidak ragu lagi, hanya saja dalam pelaksanaan kegiatan; apakah dalam menilai itu perlu sekali konsisten, tegas dan ikut kriteria yang dibuat oleh LPTQ, sebutnya

Kata Arifin, sebelum menilai MTQ nanti, kita contohkan dulu bacaan yang dicontohkan oleh pelatih kepada mereka, apakah mereka masih ingat atau sudah lupa gitu, sehingga betul-betul bisa dipertanggung jawabkan nanti ketika MTQ".

Panitia MTQ yang ke 49 tingkat Kabupaten Inhil ini mengambil pelatih tinggkat nasional berjumlah 5 orang, yang ada di Provinsi diantaranya;
Dr. H. Asy'ari Nur, SH., MM
H. M. Mas Jekki Amri, MM
H. Indra Gunawan, MA
H.M Tajuddin Noor, Lc, M.A
H. M. Effendi, Lc.

"Kedepan, kita akan menggunakan E-Hakim artinya hakim harus benar-benar mengerti dengan elektronik, jadi kedepan tidak ada lagi yang menilai dengan manual, harus dengan basis elektronik. Tapi tahun ini belum, masih manual. kata Arifin.

"Harapan Pemerintah tentu menginginkan peningkatan kualitas dewan hakim, dengan itu hasilnya di peserta juga tentu berkualitas".

Arifin juga memaparkan jumlah kuota dewan hakim yang dibutuhkan pada MTQ nanti. "setiap cabang memerlukan 12 dewan hakim, paparnya.

Untuk diketahui peserta pelatihan calon dewan hakim sebanyak 100 peserta dengan rincian, masing-masing 2 orang setiap kecamatan jadi 40 orang yang berkompeten, 40 orang yang pernah jadi dewan hakim tapi belum ikut pelatihan, 20 orang yang sudah bersertifikat. (Fs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Culture