Recent Posts

Iklan

Warga Desa Sungai Bela Lakukan Unjuk Rasa di Depan Kantor Bupati

Selasa, 24 Desember 2019, Desember 24, 2019 WIB Last Updated 2019-12-24T12:34:37Z
pasang iklan disini
masukkan script iklan disini

Bualkan.com - Warga Desa Sungai Bela, Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra), Kabupaten Indragiri Hilir, Riau melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Indragiri Hilir, Senin (23/12/2019).

Aksi Unjuk rasa tersebut dilakukan karena masyarakat menuntut keadilan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Indragiri Hilir terkait penyerobotan lahan masyarakat sekitar 200 hektar oleh PT IJA.

Syukri alias Basok korlap aksi mengatakan, unjuk rasa ini untuk menyampaikan rasa pengaduan secara langsung masyarakat Desa Sungai Bela kepada pemerintah, terhadap PT IJA yang telah menyerobot lahan-lahan milik mereka.

"Kami menuntut keadilan dan ganti rugi atas penyerobotan lahan yang dilakukan oleh PT IJA yang tidak bertanggung jawab kepada masyarakat," pekik basok melaui TOA.

Wakil Bupati Inhil Syamasudin Uti (SU) yang hadir mendengar permasalahan masyarakat Desa Sungai Bela menegaskan perusahaan-perusahaan yang ada di Inhil dan tidak mau mengikuti peraturan Pemerintah akan dicabut izinnya dihadapan masyarakat Desa Sungai Bela.

"Kita akan panggil pimpinan perusahaannya, kita diskusi, kita selesaikan permasalahan lahan yang diserobot oleh PT tersebut, yang katanya ada oknum yang bermain disana," ujar Wabup Inhil tegas.

Ia juga mengatakan dibawah kepemimpinan Wardan-SU tidak mau dan tidak suka rakyat diperlakukan seperti ini oleh perusahaan-perusahaan yang tidak bertanggung jawab.

Sebelumnya masyarakat Desa Sungai Bela bersama kuasa hukum A Nawawi juga telah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi 1 DPRD Kabupaten Indragiri Hilir pada tanggal 16 Desember 2019, Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra), Kabupaten Indragiri Hilir, Riau melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Indragiri Hilir, Senin (23/12/2019).

Aksi Unjuk rasa tersebut dilakukan karena masyarakat menuntut keadilan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Indragiri Hilir terkait penyerobotan lahan masyarakat sekitar 200 hektar oleh PT IJA.

Syukri alias Basok korlap aksi mengatakan, unjuk rasa ini untuk menyampaikan rasa pengaduan secara langsung masyarakat Desa Sungai Bela kepada pemerintah, terhadap PT IJA yang telah menyerobot lahan-lahan milik mereka.

"Kami menuntut keadilan dan ganti rugi atas penyerobotan lahan yang dilakukan oleh PT IJA yang tidak bertanggung jawab kepada masyarakat," pekik basok melaui TOA.

Wakil Bupati Inhil Syamasudin Uti (SU) yang hadir mendengar permasalahan masyarakat Desa Sungai Bela menegaskan perusahaan-perusahaan yang ada di Inhil dan tidak mau mengikuti peraturan Pemerintah akan dicabut izinnya dihadapan masyarakat Desa Sungai Bela.

"Kita akan panggil pimpinan perusahaannya, kita diskusi, kita selesaikan permasalahan lahan yang diserobot oleh PT tersebut, yang katanya ada oknum yang bermain disana," ujar Wabup Inhil tegas.

Ia juga mengatakan dibawah kepemimpinan Wardan-SU tidak mau dan tidak suka rakyat diperlakukan seperti ini oleh perusahaan-perusahaan yang tidak bertanggung jawab.

Sebelumnya masyarakat Desa Sungai Bela bersama kuasa hukum A Nawawi juga telah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi 1 DPRD Kabupaten Indragiri Hilir pada tanggal 16 Desember 2019

Komentar

Tampilkan


Terkini