- bualkan.com

Breaking

Jumat, 10 Januari 2020

Bualkan.com - Keberadaan Pulau meriam  yang terletak di Kelurahan Khairiah mandah Kecamatan mandah Kabupaten Inhil boleh jadi selama ini tak banyak diketahui dunia luar.

Padahal  situs meriam adalah situs bersejarah ini menyimpan cerita heroik penyebaran agama Islam sekaligus menjadi salah satu lokasi yang menjadi benteng pertahanan di dalam melawan penjajahan di masa kolonial Belanda sekitar 150 tahun silam.


Ketua lembaga adat Melayu Riau Kecamatan mandah Said Usman saat dikonfirmasi menjelaskan,"Meskipun sangat sulit menemukan bukti script tertulis tentang sejarah meriam ini, namun berdasarkan  cerita turun temurun penduduk asli Melayu di mana dapat menjadi acuan. 


"Pulau meriam telah dipugar didirikan tugu monumen dengan 3 buah meriam kuno meriam ini berhasil diangkat Setelah sekian puluh tahun tertimbun didalam tanah di antara rimbunnya pohon bakau.

 

Said usman mengatakan," Rumah panggung berwarna kuning telah ada sejak zaman kolonial belanda sebelum jatuh ke tangan masyarakat, pada awal mulanya rumah tersebut berfungsi sebagai rumah kediaman pembesar belanda,  situs bersejarah ini diyakini telah berdiri sejak zaman kesultanan Riau lingga di antara rentang waktu decade akhir tahun 1801 hingga awal tahun 1901.


"Saya merupakan putra asli mandah yang sudah berumur 64 tahun, memang  untuk data secara tertulis mengenai situs bersejarah tersebut  tidak ada hanya berdasarkan informasi informasi dari orangtua, pulau meriam itu diperkirakan berumur sekitar 150 tahun yang lalu pada waktu itu meriam  didatangkan untuk mempertahankan mandah dari penjajahan belanda.

"Vidio ini telah tayang di Riautv dengan judul : Jejak Sejarah di Pulau Meriam dan Rumah Kuning Mandah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Culture