Disbun Inhil Adakan Sosialisasi Bersama PT ISK Bahas Permentan No 45 Tahun 2019 - bualkan.com

Breaking

Sabtu, 11 Januari 2020

Disbun Inhil Adakan Sosialisasi Bersama PT ISK Bahas Permentan No 45 Tahun 2019

Bualkan.com - Bertempat di ruang rapat PT ISK Desa Sei Gantang, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Dinas Perkebunan (Disbun) Inhil melakukan sosialisasi Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No 45 tahun 2019.


Adapun Permentan No 45 tahun 2019 tentang pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik di bidang pertanian. Selain itu pertemuan tersebut juga membahas program pengembangan Kelapa terintegrasi dan Demontrasi Area (percontohan) di Desa Sei Gantang untuk lima tahun kedepan.


Adapun sosialisasi disampaikan oleh Kepala Dinas Perkebunan H Ediwan Shasby yang dihadiri oleh Sekretaris Disbun, para Kabid dan Kasi Disbun Inhil, sementara pihak PT ISK turut hadir Asisten General Manager, Setiawan Heru dan General Affair Manager Marzuqi, Camat Kempas serta Kepala Desa dan Dusun Sei Gantang.


Ediwan Shasby saat dikonfirmasi Indragirione.com, memaparkan bahwa membangun perkebunan dan mempertahankan eksistensi Negeri hamparan kelapa dunia perlu dilakukan dikarenakan adanya kekhawatiran sewaktu-waktu Kelapa tidak lagi menjadi sandaran hidup petani, Sabtu (11/1/2020).


"Bukan tidak mungkin Kelapa tidak lagi menjadi sandaran hidup petani, melihat luasan lahan perkebunan yang berkurang, produktivitas dan kualitas tanaman perkebunan menurun, harga kelapa yang senantiasa berfluktuasi dan kehidupan para pekebun yang kurang mampu," papar Kadis.


Kadis Perkebunan Inhil melihat hal tersebut berdasarkan data bencana kebakaran lahan perkebunan yang mencapai 1.683,7 hektar dari 16 Kecamatan di 53 titik lokasi, terbagi atas lahan perkebunan Kelapa dalam mencapai 557,7 hektar, kebun Sawit 908 hektar, Karet dan Pinang mencapai 218 hektar.


"Bukan hanya itu kerusakan lahan akibat instrusi air, kerusakan kebun akibat organisme pengganggu tanaman, konflik lahan dan kebun yang melewati puncak masa produksi," jelasnya.


Desa Sei Gantang terpilih dalam program percontohan yang segera dilaksanakan lima tahun kedepan (2020-2025), karena memang telah di survey dan dipersiapkan jauh hari terkait kesesuaian lahan dan komodity yang akan dikembangkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Culture