Recent Posts

Iklan

Maraknya Anjal, Pengemis dan Anak Punk di Tembilahan

Senin, 20 Januari 2020, Januari 20, 2020 WIB Last Updated 2020-01-21T01:57:10Z
pasang iklan disini
masukkan script iklan disini

Bualkan.com - Terhadap anak jalanan (anjal), pengemis dan anak punk yang banyak meresahakan masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), khususnya di Tembilahan.


Namun dalam upaya pemberantasan penyakit masyarakat (pekat) yang dapat mengganggu kenyamanan serta keindahan kota Tembilahan, memiliki kendala. Dimana setelah dilakukan pembinaan, keesokan harinya anjal, pengemis dan anak punk itu kembali lagi ke jalanan.  

Kepala Dinas (Kadis) Sosial Inhil, Syafrudin mengatakan sejauh ini pihaknya telah lakukan pembinaan serta rehabilitasi terhadap hasil pengamanan yang dilakukan oleh Satpol-PP.


“Memang selama ini untuk anak jalanan atau pengemis yang masih dibawah umur, kita hubungi orang tuanya kemudian membuat surat penyataan dan dipulangkan untuk dibina oleh orang tuanya langsung, akan tetapi ada pula orang tua yang sengaja 'menyuruh' anaknya untuk mengemis, ujarnya (20/1/2020).  

Lalu terhadap yang bukan termasuk dibawah umur, Dinsos lakukan pembinaan hampir sama dengan membuat surat penyataan agar tidak melakukan hal dan kegiatan mengemis dijalanan lagi.


“Jika sudah berulang lebih dari 2x, maka akan dilakukan pembinaan dan rehabilitasi dan menjelaskan untuk tidak kembali ke jalanan. Selain itu, kalau mereka bukan asli sini akan kita pulangkan ke tempat asalnya," jelasnya. 

Kemudian, Syafrudin mengakui bahwa memang akhir-akhir ini anak jalanan, pengemis dan anak punk kembali marak di Inhil, khususnya di Kota Tembilahan.

Komentar

Tampilkan


Terkini