Recent Posts

Iklan

Nelayan Desa Sungai Bela Menanggis Harga Udang Anjlok

Selasa, 12 Mei 2020, Mei 12, 2020 WIB Last Updated 2020-05-13T05:09:07Z
pasang iklan disini
masukkan script iklan disini

Bualkan.com - KUINDRA -  penghasil laut Desa Sungai Bela sangat lah besar baik itu udang maupun ikan yang mana saat ini sangatlah banyak namun harga yang menurun membuat para nelayan berpikir dua kali untuk melaut untuk untung aja susah hanya dapat makan sehari hari


Salah satunya nelayan menangkap udang nenek/udang timba yang sangat menanggis saat ini kenapa tidak harga udang yang dulunya sebelum Covid-19 ini sangat lah di cari dan beharga satu udangnya bisa mencapai Rp.100.000 udang Nenek yang ukuran A  saat ini udang tersebut hanya di hargai Rp.30.000 saja ini membuat para nelayan penangkap udang Nenek saat ini menangis dengan keadaan ini


Saat ini udang tersebut melimpah di penampungan dan di kirim bebagai daerah salah satunya ke Kepri dan Tembilahan namun dengan harga saat ini tidak banyak para penampung yang mampu menerima hasil tanggapan para nelayan sehingga saat ini bisa di bilang di Desa Sungai Bela tidak laku dengan udang nenek hanya di konsumsi sendiri  padahal Desa Sungai Bela di kenal dengan penghasil laut yang terbesar apa tidaknya setiap hari para penampung mengirim hasil tangkapan di berbagai daerah bahkan ke manca Negara Singapore dan Malaysia membuat hasil laut dan bahkan ikan asin Desa Sungai Bela di kenal berbagai daerah di Inhil namun dengan Keadaan seperti ini julukan itu sirna dan tengelam dengan harga yang merosot jauh bahkan para nelayan mau kelaut berfikir dua kali untuk melaut


Saak salah satu penampung ikan timba mengakui kalau harga saat ini sangatlah tidak wajar di karenakan harganya memang lagi sangat jauh turunnya kami mengambil hanya Rp.30.000 satu ekor yang A sedangkan yang B Rp.20.000 dan C hanya Rp.10.000 itu pun para nelayan seharian mencarinya bahkan mereka mendapatkan di bawah ukuran untuk di konsumsi sendiri


Harga ini kami sesuaikan denga tauke di Kepri yang mengambil udang Nenek segitu tidak banyak dari kami mengambil di karenakan takut mati sia sia di penampungan maka dari itu kadang kami tolak kadang kami kasian kami membelinya walaupun kami tidak menerimanya karena jika kami tidak ambil mau jual kemana lagi para nelayan ini banyak taouke di Sungai BEla tidak mengambil udang ini lagi.Ungkapnya


Salah satu nelayan penangkap udang Nenek/Udang Timba Eki mengatakan saat ini kami sangat kesulitan mencari udang nenek bahkan kami seharian tidak mendapatkan udang ini sudah dapat pun berapalah harganya membuat kami para nelayan penangkap udang Nenek ini menjerit dengan harga yang di tentukan oleh penampung kami tidak bisa berbuat apa hanya mencari udang nenek


Bahkan tidak banyak dari kami ingin menjual di tolak maka kami mengkonsumsinya sendiri sudah lah harga sangat jauh turun mencarinya juga sangat lah sulit kami berdoa supaya Virus ini cepat hilang supaya harga kembali normal kembali dan kami bersemangat kembali mencari udang meskipun sulit dengan harga yang tinggi kami sangatlah semangat mencarinya.Katanya 

Komentar

Tampilkan

Terkini