Recent Posts

Iklan

Sebelum Tawon Menimbulkan Bahaya, Reni Langsung Hubungi Pihak DPKP Inhil

Senin, 19 Juli 2021, Juli 19, 2021 WIB Last Updated 2021-07-20T04:26:53Z
pasang iklan disini
masukkan script iklan disini
TEMBILAHAN-Malam takbiran Idul Adha, para petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Inhil berjibaku mengevakuasi sarang tawon di atas pohon jambu milik Reni Eka Putri warga Jalan Kayu Jati, Gang Bismillah No.42 Kelurahan Tembilahan Hulu, Kecamatan Tembilahan Hulu.

Petugas piket regu 2 pukul 21.30 WIB menerima pelaporan non kebakaran melalui Telepon Darurat Damkar (076824488) tentang adanya keberadaan sarang tawon di depan halaman rumah di atas pohon jambu milik Reni Eka Putri, Menurut kesaksian Reni,
sarang tersebut sudah mulai membesar dan tawon mulai beterbangan ke rumah warga sekitar.
Komandan Rescue Regu 2 M.Fadli secepatnya melaporkan keluhan warga kepada Kepala DPKP Inhil H Eddiwan Shasby,
Setelah laporan diterima, Komandan Regu 2 M.Fadli segera menginstruksikan anggota agar bersiap siap kelokasi tersebut dengan menggunakan mobil Damkar, satu mobil ambulans dan perlengkapan APD. Tim malam itu, menyemprotkan cairan khusus untuk mengurangi serangan dari tawon tersebut.
Evakuasi berlangsung sekitar 30 Menit sebelum akhirnya sarang tawon dimasukan ke dalam karung yang telah disiapkan.
Komandan Rescue Bravo Regu 2 Damkar Inhil, M.Fadli mengatakan, penanganan sarang tawon dilakukan setelah ada laporan masyarakat. "Kita evakuasi setelah adanya laporan dari masyarakat. Ini teman-teman juga sudah sering melakukan artinya sudah mahir dalam menangani tawon vespa yang sangat berbahaya ini," kata M.Fadli.

Kepala DPKP Inhil H.Eddiwan Shasby mengatakan, penanganan sarang tawon tersebut tidak sembarangan. Karena itu petugas yang mengevakuasi harus menggunakan alat pelindung diri

"Jadi harus menggunakan alat pelindung diri dari sengatan tawon sama cairan khusus pembasmi serangga. Saya selaku Kepala DPKP Inhil juga menghimbau kepada masyarakat untuk menghubungi kami (076824488) bukan hanya Kebakaran, evakuasi ular, buaya biawak , tawon serta hewan liar lainnya yang membahayakan Insyaallah kami akan lakukan," tegas Kadis. 

Setelah tawon dievakuasi dimasukkan kedalam karung, pihak Keluarga dan masyarakat sekitar merasa senang, karena jika masih ada sarang tawon tersebut, bisa bisa menjadi ancaman bahaya.
Komentar

Tampilkan


Terkini