Recent Posts

Iklan

Tawon yang Bersarang di Atap Ruangan Neorologi RSUD PH Berhasil Dibasmi

Sabtu, 31 Juli 2021, Juli 31, 2021 WIB Last Updated 2021-07-31T15:25:19Z
pasang iklan disini
masukkan script iklan disini
TEMBILAHAN-Keberadaan tawon yang sudah bersarang di atas atap ruangan Neorologi Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan sudah menganggu kenyamanan pasien. Dengan sigap pula, Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Inhil memberangus sarang tawon tersebut setelah mendapat laporan dari petugas sekuriti rumah sakit. Laporan dari petugas sekuriti diterima pihak DPKP dari nomor layanan aduan dari petugas sekuriti sekitar pukul 15.00 WIB, Sabtu (31/7).

Mendapat laporan, sore itu juga Komandan Rescue Regu 2 M.Fadli melaporkan langsung peristiwa itu kepada Kepala DPKP Inhil H Eddiwan Shasby. Setelah laporan diterima, Komandan Regu 2 M.Fadli segera menginstruksikan anggota agar bersiap- siap ke lokasi tersebut dengan menggunakan mobil Damkar, satu mobil ambulans dan perlengkapan APD. 

Tim sore itu, menyemprotkan cairan khusus untuk mengurangi serangan dari tawon tersebut yang di dampingi langsung oleh Mahdas Kasi inspeksi serta Meiyondri Kasi Operasi dan Investigasi. Dan sekitar pukul 20.00 WIB, tim berhasil mengevakuasi sarang tawon tersebut dan segera membawa ke kantor Damkar.
Komandan Rescue Bravo Regu 2 Damkar Inhil, M.Fadli mengatakan, penanganan sarang tawon juga dibantu anggota sekuriti yang berdinas di Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan."Kita evakuasi langsung dan semuanya berjalan lancar. Apalagi, tim kita juga sudah sering melakukan evakuasi inj artinya sudah mahir dalam menangani tawon vespa, dan ebah lalat yang sangat berbahaya ini," kata M.Fadli.

Kepala Dinas DPKP Inhil H.Eddiwan Shasby mengatakan, penanganan sarang tawon tersebut tidak sembarangan. Karena itu petugas yang mengevakuasi harus menggunakan alat pelindung diri

"Saya selaku Kepala DPKP Inhil juga mengimbau kepada masyarakat untuk menghubungi kami (076824488) bukan hanya kebakaran, evakuasi ular, buaya biawak , tawon serta hewan liar lainnya yang membahayakan," pesan Kadis.
Komentar

Tampilkan


Terkini