Recent Posts

deskripsi gambar

Iklan

Jalan Lintas Timur Jadi Lahan Parkir Liar

Rabu, 15 Desember 2021, Desember 15, 2021 WIB Last Updated 2021-12-15T13:19:53Z
pasang iklan disini
masukkan script iklan disini
Tampak Truck bermuatan Sawit Parkir di badan jalan Lintas Timur Desa Keritang Hulu Kecamatan Kemuning, mengganggu arus lalu lintas hingga menjadi penyebab kemacetan.



Kemuning.
Setelah beberapa waktu lalu mendapatkan peringatan dari Dinas perhubungan Kabupaten Inhil, akibat melakukan parkir liar di badan jalan Lintas Timur sehingga menggangu arus lalu lintas, kegiatan parkir liar tersebut sempat terhenti, namun sejak Selasa 14/ 12 , parkir liar di Jalan Lintas Timur tepatnya di depan Ram Asiong Dusun Pendowo Desa Keritang Hulu Kecamatan Kemuning, kembali marak terjadi.
  Dan Rabu pagi 15/12 dari pantauan awak media di lokasi Parkir liar memperlihatkan panjangnya antrian parkir truck bermuatan sawit Yang memakan badan jalan sehingga membuat kemacetan yang terjadi beberapa saat, di Ruas jalan tersebut.
  Anton 35 salah seorang supir expedisi kepada awak media menjelaskan kekesalannya ketika melewati ruas jalan lintas timur tersebut , seringkali terjadi kemacetan akibat sempitnya badan jalan karena parkir seenaknya truck bermuatan sawit yang akan masuk ke Ram yang terletak di lokasi tersebut," kami jadi sulit melintas pak karena satu lajur habis di buat parkir liar , sehingga kami harus bergantian untuk melintas ,apalagi kendaran besar seperti yang saya kemudikan harus antri cukup lama, terkadang jengkel juga jalan Lintas kok seenaknya di jadikan lahan parkir, yang lebih mengherankan kemana aparat keamanan seperti Polisi lalu lintas , PJR dan Dinas perhubungan, masa hal yang seperti ini di biarkan terus terjadi setiap harinya, harusnya kan mereka yang seenaknya parkir di berikan sanksi, supaya tidak mengulangi lagi perbuatanya, jelas Anton.
   Padahal pada tanggal 28 July 2021 kemaren Dishub Inhil telah memberikan peringatan kepada mereka yang parkir di badan jalan dan juga kepada pengelola Ram, namun peringatan dan himbauan Dinas perhubungan nampaknya tidak di pedulikan oleh mereka.
    Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Inhil Drs. H. Rudiansyah, M.Si melalui Kabid Lalulintas dan Angkutan Jalan Hidayat ketika di konfirmasi awak media mengatakan, pada bulan July 2021 lalu kami telah memberikan peringatan kepada sopir yang memarkirkan kendaraannya di badan jalan Lintas Timur juga kepada pengelola Ram agar mematuhi peraturan dan undang undang lalu lintas, dan mereka berjanji akan mengikuti arahan dari kami namun yang terjadi saat ini mereka malah semakin menjadi jadi, Kabid Lalulintas dan Angkutan Jalan Dishub Inhil Hidayat yang saat di konfirmasi sedang berada di pekan baru akan melakukan diskusi dengan kepala Dinas mengenai tindakan yang akan di ambil oleh Dishub Inhil, pungkasnya.
  Padahal jelas menurut undang undang no :
[1] Pasal 1 angka 15 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (“UU LLAJ”)
[2] Penjelasan Pasal 43 ayat (1) UU LLAJ
[3] Pasal 43 ayat (1) dan (2) UU LLAJ
[4] Pasal 43 ayat (3) UU LLAJ
[5] Pasal 106 ayat (4) huruf e UU LLAJ
[6] Pasal 120 UU LLAJ
[7] Pasal 287 ayat (3) UU LLAJ
[8] Pasal 121 ayat (1) UU LLAJ dan penjelasannya
[9] Pasal 298 UU LLAJ
[10] Pasal 34 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan (“PP Jalan”)
[11] Penjelasan Pasal 35 ayat (1) PP Jalan
[12] Pasal 38 PP Jalan dan penjelasannya.
     Menggunakan badan jalan untuk parkir, membuat arus lalu lintas menjadi terganggu....
 Akan mendapat sanksi pidana kurungan paling lama 6 (enam) bulan atau denda paling banyak Rp 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).
   Merujuk pada undang undang diatas sudah sewajarnya Dishub memberikan sanksi sesuai dengan undang undang yang berlaku, namun apa yang menjadi kesulitan Dishub Inhil menjatuhkan sanksi patut di pertanyakan.
Komentar

Tampilkan

deskripsi gambar

Terkini

Inhil

+